dl0eN pusiNx KArena cinta,,,,

plEn,
BUKAN NcEeH yang Q mau DAN Bukan salah Q bila rasA NcEEh hadIr,,,
TAPI PANtaskah buat q menghujat’y…
gimana nCeEh, mumEt pisaN,
Q nyoba ambil biasa tapi tEtEP ja dl0en ga bisa. teMan q c0ba berlari namun langkah ini terhenti kareNa senYuman;y.
dan ketixa q coba menghapuz tt9’y dan semu yan9 menggambarkan diri’y, tapi seMUa NTucH semakin melekat aja, gimana d0nx,,,
q M0 KOnseN tapi Kadanga bayangan nTuCh TANPA diminta HADir gitU aja.
apalagi L0w NGElIat or ga sengaja berpas2an, uKh,,,,,
ILFILL banget deCh,,,
maka;y Q selalu BERharap agar ga pernah ada momEnt KAYA’ GITU,,,
YACh WALAU kadanG GREgeataN SENdiri ju9a sCeeH.
GImana donX plEn soluSiNYa,,,

Facebook Comments

Published by dloen

Aku Fadlun, Anak pertama dari 4 bersaudara, kelahiran Indramayu, 19 Juni 1992. punya cita- cita dan mimpi menjadi orang hebat. menempuh pendidikan kuliyah di UIN Walisongo Semarang, besar harapan bisa mengubah perekonomian keluarganya di masa depan.

6 replies on “dl0eN pusiNx KArena cinta,,,,”

  1. harunnya bersyukur dlun,
    sudah diberi hati untuk merasa kan cinta
    sudah diberi mata yang mampu memperlihatkan indahnnya dunia
    sudah diberi otak untuk mampu berfikir mencari solusinnya

    jalani semua dengan penuh semangad
    penuh optimis dan impian setinggi bintang
    aku yakin kamu lebih tau cara untuk mengurangi itu semua
    karna allah memberikanmu cinta dan simpatik… ^_^

  2. iya mazZ,,,
    tapi khan,,,
    masalah’y nCeeH p0NdoK, BANYAX macam ANcaman. N BIAR NgiNDARin dari ntuCh SMUa khan kita haruz bisa jaga hati,,
    maz, kemana ja ko baru nongol sCEEh?

  3. aduh…
    gimana ya…
    sebenarnya aku pingin ngomong…

    tapi, ah…
    kenapa ga bisa…
    padahal perasaan ini sudah menggrogoti separuh hati…
    aku tak kuat dengan beban ini, inginku
    luanpkan segalanya…

    tapi, sekali lagi ah..
    aku tak bisa.

    Intinya satu, yakin berani mencoba. tapi inget, lebih baik prioritaskan yang lbih baik untuk kamu. jangan spt aku, mnyesal dikemudian hari. karena satu hal. salah langkah, dan akhirnya menghancurkan semua sendi hidupku.

Komentar ditutup.