Dloen Khilaf

tepatnya, sore dini hari.

dloen terpaku, tubuh seakan bergetar tak percaya membacanya. benarkah?

(menjadi wanita paling bahagia~yang ditulis aidh al qarni. hal 113-114. sungguh istimewa ceritanya)

ada perasaan malu yang tiba-tiba merasuk, malu pada allah, orang tua dan malu pula terhadap diri sendiri. malu karena selama ini dloen akrab dengan kesenangan, seperti jalan-jalan, makan enak, dan foya-foya. Continue Reading →