Dloen*~ Ladang Tikus

serbah salah emang ya….kalau pindah rumah harus punya uang banyak, perbaikan rumah sama aja biaya juga bengkak…… mo pasrah isi rumah bejibun jadi makin sempit aja, belum lagi keluargaku bertambah pula waduh! pusing aku…..

anak tertua selalu ditanya” kapan lulus kuliyah?” nanti kerjanya apa?” mau merit sama siapa?” pertanyaan biasa, tapi berat untuk dijawab. waduh pusing lagi dech.

dan ini nih sahabat blogger, yang nggak kala pusingnya aku dirumah……
semalem, saat aku mau tidur ibu bilang” mau gorengan nggak dlun?” tanyanya sebelum aku menutup pintu kamar.

“kenyang”

” sayang banget nch gorengannya banyak kalau kamu nggak ikut makan, ayo sini makan berdua” pinta ibuku, dan mau nggak mau nch guyz akhirnya akupun memakan gorengannya, yaaaahhh ternyata enak juga jadi dech 4 gorengan aku lahap.
dan aku lupa gimana ceritanya pas aku tidur, nggak cuci tangan karena males atau nggak cuci tangan karena sudah ngantuk atau nggak cuci tangan karena males,,,,
yang jelas nch sahabat blogger pas tengah malem, jam 1 tuh tangan aku terasa sakit luar biasa, yaelah pas ditengok ada tikus dijari telunjuk aku, busyet dach aku kaget banget setengah mati dan untungnya nggak jantungan.
saking kencengan jeritan aku, ibu dan bapak langsung kekamar sambil berguman marah, dan parahnya adikku yang 8 bulan itu nangis kenceng denger teriakan aku. hufttt, tragedi bnaget sobat semalam dirumah.

” makanya kalau mau tidur cuci tangan, kan jorok pantes kalau ada tikus gigit tangan kamu, bau kali” celetuk ibu aku saat aku bangun dan memooleskan jari telunjukku dengan balsem lang.

” lagi sakit, bukannya di bantuin buat ngobatin, ibu malah ngeledek sebel tau” ucapku sambil memonyongkan bibir.

” masa kamu lom tau juga sih kalau rumah kita kan banyak tikusnya!”

” apa? nggak salah denger bu, masa sih low rumah kita banyak tikutnya?”
” iya, oang tiap hari ada suara ribut masa kamu nggak denger, lom lagi kalau kamu tau….di warung tikusnya malah bukan banyak tapi bejibun, mungkin sudah jadi ladangnya kali”

” oh my god, yang bener aja masa tikut satu atap sama manusia, malah bareng, kan nggak asyik banget gitu y…..ladang tikus? terus ngusirnya gimana?”

” ya sudah tinggal lampu jangan dimatikan, biar mereka nggak dateng dan hidup bersih, nanti juga pergi sendiri. ibu lom tau pasti cara ngusirnya, tikus2 mulai banyak saat ibu hamil dede tau yu” jelas ibuku panjang lebar, dan aku hanya tersenyum kecut mendengarnya.

parah! kalau emang bukan cuma warung ibuku yang jadi ladang tikus,,,,,kalau sampai rumah bagaimana nch sobat??? repot!.

Facebook Comments

4 Replies to “Dloen*~ Ladang Tikus”

  1. suryo

    ternyata bukan hanya wajah kamu yang manis. jari kamu juga manis dan itu diakui bukan hanya di dunia manusia. hehehe

  2. suryo

    ternyata bukan cuma wajah kamu saja yang manis, jari kamu juga manis dan itu diakui bukan saja di dunia manusia.

Comments are closed.