21 Mar 2011, 8:50pm
Makalah
by

2 comments

resume SPI

BY:DLOEN

I . PENDAHULUAN

 

Sejarah Indonesia meliputi suatu rentang waktu yang sangat panjang yang dimulai sejak zaman prasejarah oleh \”Manusia Jawa            pada masa sekitar 500.000 tahun yang lalu. Periode dalam sejarah Indonesia dapat dibagi menjadi lima era: era pra kolonial, munculnya kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha serta Islam di Jawa dan Sumatera yang terutama mengandalkan perdagangan; era kolonial, masuknya orang-orang Eropa (terutama Belanda) yang menginginkan rempah-rempah mengakibatkan penjajahan oleh Belanda selama sekitar 3,5 abad antara awal abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20; era kemerdekaan, pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945) sampai jatuhnya Soekarno (1966); era Orde Baru, 32 tahun masa pemerintahan Soeharto (1966            1998); serta era reformasi yang berlangsung sampai sekarang.

II PERMASALAHAN

v                                 Kerajaan-Kerajaan Islam Zaman Penjajahan Belanda

1. Situasi Dan kondisi Kerajaan-Kerajaan Islam Di Indonesia ketika Belanda Datang

2. Latar Belakang Kedatangan Belanda, VOC, Hindia Belanda

3. Penetrasi Politik Belanda

4. Perlawanan Terhadap Penjajahan Belanda

5. Politik Islam Hindia Belanda

v                                 Islam di Indonesia: Zaman Moderen Dan Kontemporer

1. Gerakan ModerN Islam: Asal Usul Perkembangan

2. Perjuangan Kemerdekaan Umat Islam

3. Organisasi Politik dan Organisasi Social Islam dalam Suasana Indonesia Merdeka

III                                         .PEMBAHASAN

 

v                                 Kerajaan-Kerajaan Islam Zaman Penjajahan Belanda

A.         Situasi Dan kondisi Kerajaan-Kerajaan Islam Di Indonesia

ketika Belanda Datang.

 

Keadaan kerajaan-kerajaan Islam menjelang datangnya belanda di akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17 ke Indonesia berbeda-beda,bukan hanya berkenan dengan kemajuan politik,tetapi juga proses islamisasinya.Di sumatera,penduduk sudah islam sekitar tiga abad, sementara dimaluku dan sulawesi proses islamisasinya baru saja berlangsung.

Di sumatera,setelah malaka jatu ke tangan portugis,percaya turun politik di kawasan selat malaka merupakan perjuangan segi tiga: Aceh,Portugis,dan johor yang merupakan kelanjutan dari kerajaan malaka islam.pada abad ke-16. Tampaknya Aceh menjadi lebih dominan, terutama karena para pedagang Muslim menghindar dari malaka dan memilih aceh sebagai pelabuhan transit. Aceh berusaha menarik perdagangan internasionak dan antar kepulauaan Nusantara. Bahkan, ia mencoba menguasai pelabuhan-pelabuhan pengekspor lada,yang ketika itu sedang banyak permintaan.kemenangan aceh atas johar, memebuat kerajaan terakhir ini pada tahun 1564 menjadi daerah vassal dari aceh.

Setelah berhasil menguasai daerah-daerah disumatera bagian utara, aceh berusah menguasai jambi, pelabuhan pengekspor lada yang bayak dihasilkan diderah-daerah pedalaman,seperti Minakabau dan di angkut lewat sungai Indragiri,Kampar, dan Batanghari. Jambi, yang ketika itu sudah islam juga merupakan pelabuhan trnsito,tempat beras dan bahan-bahan lain dari jawa,cina,dan lain-lain diekspor ke Mlaka. Selain itu eskpansi aceh ketika itu berhasil menguasai perdagangan pantai barat sumatera dan mencakup tiku pariaman dan bengkulu.

Ketika itu, aceh memang sedng berada pada massa kejayaannya di bawah Sultan Iskandar Muda. Iskandar muda wafat dalam usia 46 tahun pada 27 Desember 1636.Ia digantikan oleh sultan iskandar Tsani.sultan ini maih mempertahankan kebesaran aceh. Akan tetapi setelah ia meninggal dunia ,15 febuari 1641,Aceh secara brturut-turut dipimpin oleh tiga orang wanita selama59 tahun. Ketika itulah aceh mulai mengalami kemunduran. Daerah-daerah disumatera yang dulu berada dibawah kekuasaanya mulai memerdekakan diri.Meski sudah jauh menurun, Aceh-kerajaan islam lainya, seperti Minagkabau, Jambi, Riau, dan Palembang tidak demikian.

Di jawa, pusat kerajaan Islam sudah pindah dari pesisir kepealaman, yaitu dari demak ke pajang kemudian ke Mataram. Berpindahnya puat pemerintahan itu membawa pengaruh besar yang sangat menentukan perkembangan sejarah islam di jawa, di antaranya adalah: (1) kekuasaan dan sistem politik didasarkan atas basis agraris, (2) peranan daerah pesisir dala perdagangan dan pelayanan mundur demikian juga peranan pedagang dan pelayar jawa, dan (3) terjadinya pergeseran pusat-pusat perdagangan dalam abad ke-17 dengan segala akibatnya.

Sebagaimana disebutkan pada bab X,pada tahun 1619,seluruh jawa timur praktis sudah berada dibaah kekuasaan Mataram,

 

B. Latar belakang masuknya         Belanda, Voc, Hindia Belanda

 

Tujuan Belanda datang ke Indonesia untuk mengembangkan usaha perdagangan ,yaitu mendapatkan rempah-rempah yang mahal harganya di eropa perseroan Amsterdam mengirim armada kapal dagangnya yang pertama ke Indonesia pada tahun 1595,terdiri dari empat kapal dibawah pimpinan Cornelis de Houtman.menyusul kemudian angkatan k eke dua tahun 1598 dibawah pimpinan van Nede, van Hemskerck, dan van Warwijck. Selain dari Amsterdam juga datang dari beberapa kapal dari berbagai kota di Belanda. Angkatan ke tiga berngkat tahun 1599 di bawah piminan van der Hagen dan angkatan keempat tahun 1600 di bawah pimpinan van Neck.

Melihat hasil yang diperoleh perseroan Amsterdam itu,banyak perseroan lain berdiri yang juga igin berdagang dan berlyar ke Indonesia. Pada bualan maret 1602, perseron-perseron itu bergabung disahka oleh staten-general Republik dengan satu piagam yang memeberi hak khusus kepada perseroan gabungan tersebut untuk berdagang, berlayar, memegang kekuasaan di kawasan antara tanjung hamparan dan kepulauan Solomon, termasu kepulauan nusantara, perseroan itu bernama Vereniggde Oost Indisiche Compagnie (VOC).s yang datang ke pulauan Indonesia hampir seabad sebelum

Melihat isi piagam itu,jelas bahwa VOC diamping berdagang dan berlayar juga diberi         hak untuk melakukan kegiatan-kegiatan politik dalam rangka menunjang usaha perdaganganya. Boleh jadi, hak politik diberikan karena hal yang sama juga berlaku di beberapa eropa lainya,seperti portugis yang datang kepulauan Indonesia hampir seabad sebelum belanda. Sebelum itu belanda sudah berhasil mendirikan faktotai di aceh (1601), Patani (1601), dan Gresik (1602).

Dan pelayaran yang pertama ,VOC sudah mencapai banten dan selat Bali. Pada pelayaran kedua, mereka sampai ke Maluku untuk memebeli rempah-rempah. Dalam angkatan ketiga ,mreka sudah terlibat perang melawan portugis dan ambon ,tetapi gagal yang memaksa mereka untuk mendirikan benteng tersendiri. Mereka berhasil membuka perdagangan dengan pribumi mengenai jual beli rempah-rempah. Dalam angkatan keempat, mereka berhasil membuka perdgangan dengan banten dan ternate, tetapi mereka gagal merebut benteng portugis di tidore.

Dalam usaha mengembangkan perdaganganya VOC nampak ingin namak ingin melakukan monopoli. Oleh karena itu aktivitasnya ingin menguasai perdagangan Indonesia menimbulkan perlawanan pedagang-pedagang pribumi yang merasa kepentingannya terancam. System monopoli itu bertentangan dengan system tradisional yang dianut oleh masyarakat. Sikap belanda yang memaksakan kehendak dengan kekerasan semakin memperkuat sikap permusuhan pribumi tersebut. namun, secara politis VOC dapat menguasai sebagian besar wilayah Indonesia dalam waktu yang cepat.

Pada tahun 1798, VOC dibubarkan dalam nilai saldo kerugian sebesar 134,7 juta gulden. Sebelumnya, pada tahun 1795 izin operasinya dicabut, dan dibubarkannya VOC disebabkan sebagian factor:

pembukuan yang curang, pegawai yang tidak cakap dan korup, hutang besar, system monopoli dan system paksa.

Dengan bubarnya VOC, pada per gentian abad ke-18 secara resmi Indonesia pindah ketangan pemerintahan belanda. Pemerintahan belanda ini berlangsung sampai tahun 1942 dan hanya diinterupsi pemerintahan inggris selama beberapa tahun pada 1811-1816. belandamalah memanfaatkan daerah jajahan untuk memberi keuntungan sebanyak-banyaknya kepada negeri induk guna menaggulangi masalah perekonomian belanda yang sedang mengalami kebangkrutan akibat perang pada tahun 1830. dan pada tahun 1901 belanda menerapkan politik etis atau politik balas budi.

 

C. Penetrasi Politik Belanda

Sultan agung sejak pertama memang melihat bahwa belanda adalah ancaman. Pada tahun 1628 dan 1629, mataram 2 kali melakukan serangan ke batavia, tetap gagal.,         Masuknya pengaruh belanda kepusat kekuasaan mataram adalah karena mangkurat 11 meminta bantuan VOC untuk memadamkan pemberontakan tronujoyo adipati madura, sementara belanda telah menggogoti wilayah dan kekuasaannya. Memang, setipa bantuan yang diberikan belanda harus dibayar dengan wilayah dan konsensi dagang.

Meluasnya pengeruh belanda dalam pemerintahan mataram, dipercepat oleh konflik dalam istana. Karena itulah mataram pada tahun 1755 pecah menjadi suryakarta dan yogyakarta. Banten juga mengalami kemundura                                                                                 n disebabkan oleh politik monopoli VOC, karena perdagangan rempah-rempah di banten menurun derastis. Hubungan banten dengan belanda menjadi runcing ketika sultan agung agung tirtayasa naik tahta pada tahun 1651. ia sangat memusuhi belanda karenamenurut pandangannya belanda menghalangi usah keduaa banten dalam memajukan perdagangan. Pada tahun 1676, 2 kali kapal belanda dirampas oleh banten , tetapi itu tidak menimbulkan perang diantara kedua belah pihak.

Mungkin hanya aceh yang menikmati kemerdekaannya sampai pertengahan abad -19 selain aceh berada di kekuasaan belanda. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa usaha mengadakan perlawanan untuk membebaskan diri dari pengaruh belanda tidak ada, bahkan sangat banyak bagai tak pernah putus-putusnya, usaha-usahanan itu selalu gagal karena beberapa sebab diantaranya:

* belanda dilengkapi oleh beberapa organisasi dan persenjataan modern, sedangkan kerajaan-kerajaan islam saat itu masih bersifat tradisional.

* penduduk Indonesia sangatat tergantung pada wibawa seorang pemimpin, sehingga                                                                         ketika pemimpinnya tertangkap atau terbunuh, praktis perang atau perlawanan terhenti dengan kemenangan dipihak belanda

* tidak ada kesatuan antara kerajaan-kerajaan islam dalam melawan belanda, karena

* belanda berhasil menerapkan system politik adu domba, dan

* dengan politik adudomba itu, banyak pribumi yang ikutmemerangi rekan-rekannya         sendiri.

 

D. Perlawanan Terhadap Penjajahan Belanda

1. Perang Paderi di Minangkabau

Pusat kekuasaan di minangkabau adalah paguruyung, tetapi raja hanya berfungsi sebagai lambing. Kekuasaan sesungguhnya berada ditangan penghulu adapt. Walaupun islam sudah masuk sejak abad ke-16, tetapi sinkreatisme berlangsunglama. Kekuasaan sesungguhnya berada ditangan para penghulu adaat. Walaupun islam sudah masuk         sejak abad ke-16 tetapi proses sinkretinisme berlangsung lama.pemurnian islam dimulai oleh Tuanku Koto Tuo dengan pendekatan damai. Tetapi pendekatan ini tidak diterima oleh murit-muridnya yang lebih radikal terutama Tuanku Nan Renceh seorang yang amat berpengaruh dan memiliki bayak murid didaerah Luhak Agama.

Kelompok radikal ini mendapat baru tahun 1803, ketika tiga ulama, Haji miskin dsri Pandai Sikat, Haji Sumanik dari VIII kota,dan Haji Piobang dari dari lim puluh kota pulangdari mekah. Mereka datang membaewa semangat yang di ilhami oleh gerakan wahabi yang puritan. Mereka melihat bahewa penduduk Minangkabau baru msuk islam secara formal dan belum mengamalkan ajaran agama secara murni.

Sesampai kamung masing-masing mereka mulai mengeluarkan ftwa-fatwa. Haji miskin dengan radikal menyebarkan pendiriannya sehingga ia dikejar penduduk yang tidak ,menerima. Akhirnya ia pergi kekota Lawas Dan mendapat perlindungan dari Tuanku Mensingan.Ulama ini bahkan bersedia dan betekat membantunya. Setelah itu pergi kekmpung         disini         ia bertemu dengsn Tuanku Nan Renceh. Diantara mereka yang terutama adalah Tuanku Kobo Sanang pada mulanya,gerakan yan di kenak paderi ini         dilakukan melalui ceramah di surau dan mesjid konflik terbuka dengan golongan penantang baru terjadi ketika golongan adaat mengadakan pest menyanbung ayam di kamupung Batabuh. Pesta maksiat itu perangi oleh golongan paderi. Ssjak itu perang antra kaum asdat berlangsung. Tantangan keras yang dihadapi paderi berasal dari keturunan raja-raja. Ini yang seenan tiasa yang menghambat gerakan itu karena khawatir kehilangan pengaruh dan kekuasaan di kalangan rakyat. Kaum paderi memperkuat benteng yang ditangguh di bonjol, yang sekaligus berfungsi sebagai pusat pengumpulan logistic dan pembuatan senjata api yang dipimpin oleh Tuanku Imam bonjol.

 

2.                                         Perang Diponegoro

Perang Diponegoro adalah perang yang terbesar yang di hadapi

Pemerintah colonial belanda dijawa.untuk mengetahui ltar belakangnya, perlu dilacak kondisi hidup rakyat ,lebih-lebih dalam bidanag social ekonomi.sistem pajak tradisiomnal menjadi beban rakyat secara turun temurun.ada pajak pabean ada pajak lalintas.faktor ekonomi lain yang menimbulkan kegelisahan rakyat adalah peraraturan pemerintah India belanda yang menetapkan penyewa tanah oleh penguasa eropa dari penguasa dan bangsawan pribumi dibatalkan dengan mengembalikanya uang sewa atau pembayaran lain yang telah di lakukan

Pangeran diponegoro adalah putra tertua dari Hamengkubuwono III yang dijanjikan untuk menduduki tahta kerajaan,tetapi ia menolak setelah hamengku buwono meninggal tahun 1814 yang naik tahta adalah adiknya yaiti Jarot yang bergaya hidup serba mewah. Setelah meninggal diganti anaknya yang berusia tiga tahun,karena kerajaan dua kali di bawah raja yang masih kecil patih dan nurejo IV mendapat kesempatan menjalankan peran utama dalam mengurus kesultanan Yogjakarta.peristiwa yang memicu peperangan adalah rncana pemerintah hindia belanda untuk membuat jalan yang menerobos tanah milik pangeran diponogoro dan harus membongkar makam keramat , patok- patok yang ditanami pemerintah dicabut oleh pangenran diponogoro, dan menuntut agar dialihkan..

 

3.                                         Perang Banjarmasin

Perang ini sebagai perlawanan terkemuka dilator belakangi oleh campur tangan belanda dalam menentukan siapa yang kan menjadi raja muda pengganti sultan

4.                                         Perang Aceh

Pada tanggal 30 marat 1857 ditandatangani kontrak antara aceh dan pemerintah hindia belanda yang berisi kebebasan perdagangan. Kontrak ini memberikan kedudukan kepada belanda. Disana, dan diperkuat oleh traktasia. Sultan aceh menentang isi tersebut karena bertentangan dengan hegemoni aceh. Dalam pertempuran antra aceh dan belanda, deli, serdang, dan jatuh ketangan belanda.

 

E. Politik Hindia Belanda

Islam dapat dibagi 2, yang 1.islam religius, 2 islam politik. Terhadap masalah belanda pemerintah belanda disarankan agar bersifat toleran yang menjabarkan didalam sikap noteran terhadap kehidupan keagamaan. Tolaransi terhadapnya merupakan suatu syarat mutlak demi ketenangan dan stabilitas. Islam politik harus selalu dicurigai dan diteliti dari mana datangnya. Terutama yang dipengaruhi oleh Pan-Islam. Pemerintah diusulkan pemerintah untuk meningkatan pelayanan haji termasuk wilayah netral. Pemerintah belanda tetap saja banyak mengeluarkan peraturan untuk mengontrol secara ketat pendidikan lembaga-lembaga ilsam.

 

 

v                 Islam Di Indonesia : Zaman Modern dan Kontemporer

  1. Gerakan Modern Islam : A sal Usul dan Perkembangan

Pembaharuan dalam islam atau gerakan dalam islam merupakan jawaban yang ditunjukan atas krisis yang dihadapi umat islam pada masanya. Kemunduran progrsif kerajaan usmani yang merupakan pemangku kerajaan islam,

 

  1. Perjuangan Kemerdekaan Umat Islam

 

A. Masa Kolonial Belanda

abad ke-17 telah melahirkan kebangkitan islam dikalangan warga arab. Dan diawal tahun 1940-an soekarno yang pernah mendalami ajaran islam. Mencoba mendamaikan konflik-konflik itu dengan berusaha menguntip pendapat pemikiran-pemikiran pembaharuan.

B. Masa Pendudukan Jepang

Kemunduran progresif yang dialami partai-partai islam seakan mndapatkan dayanya setelah jepang datang menggantikan posisi belanda. Jepang berusaha mengakomodasi 2 kekuatan. Islam dan nasionalis sekuler, ketimbang pimpinan tradisional. Jepang kemudian menjanjikan kemerdekaan Indonesia dengan mengeluarkan maklumat.

 

C. Organisasi Politik dan Organisasi social Islam dalam Suasana Indonesia Merdeka

  1. Masa Refolusi Dan Demokrasi Libral

Pada waktu proklamasi, piagram Jakarta sama sekali tidak digunakan, soekarno hatta justru membuat teks proklamasi yang lebih singkat, karena ditulis secara tergesah-gesa. Perlu diketahui menjelang kemerdekaan setelah jepang tidak dapat menghindari kekalahan dari tentara sekutu. BPUPKI dipersiapkan menjadi panitia persiapan kemerdekaan Indonesia.

Usaha partai-partai islam dalam berusaha menegakan islam sebagai ideology didalam konstitusimengalami jalan buntu, demikian juga dengan pnacasila yang oleh umat islam waktu itu dipandang sebagai milik akum non muslim, dekrit presiden 1959 konstitusi dinyatakan bubar. UUD 1945 dinytakan kembali, disebutkan dalam piagram Jakarta menjiawai dan merupakan suatu rangkaian kesatuan dengan UUD1945.

  1. Masa Demokrasi Trpimpin

Dimasa ini, soekarno kembali menyuarakan ide lamanya nasakom, suatu pemikiran yang ingin menyatukan nasionalis sekuler, islam dan komunis. Tetapi idenya itu dilaksanakan secara sendiri, peran partai mengalami erosi, kecuali PKI yang memainkan peran penting dan diliputi dengan semangat tinggi, pancasila di tafsirkan dengan pemikirannya sendiri. Masa ini karena lebih didominasi oleh PKI memendam ketegangan antara islam dan komunisme, ketidakpuasan juga terjadi diantara berbagai golongan nasionalis sekuler dan angkatan bersenjata.

  1. Masa Orde Baru

Setelah masa orde lama hancur masa pemimpinan Indonesia ditangan orde baru. Orde ini memang sejak lama mencanangkan pembaharuan system politik pada tanggal 26 November 1966, dengan sebuah amanat dari presiden. Di era baru peran islam, peran politik islam tidak ada lag, tetapi sebagai agama yang mengaku tidak memisahkan diri dari persoalan politik, tentu pran itu akan terus berlangsung, mungkin dengan pendekatan yang berbeda.

  1. Kebangkitan Baru Islam di Masa Orde Baru

Meskipun umat islam merupakan 87 % penduduk Indonesia, ide Negara islam secara terus menerus dan konsisten ditolak. Bahkan, partai-partai islam kecuali diawal pergerakan nasional. Menjelang pancasila diputuskan siding MPR 1983, sebagai satu-satunya asas bagi kekuatan politik, sebagian ada suara kontra yang sangat wajar yang berasal dari umat islam, bukan saja karena latar belakang sejarahnya pernah dilaluinya, tetapi karena pada saat gagasan-gagasan itu dilontarkan, sub-ideologi yang ada diindonesia sudah terkena, hanya partai persatuan pembangunan yang masih mempunya ideology tersebut.

Pengalaman dimasa lampau jelas sudah menggambarkan bahwa sutau pemikiran akan berkembang secara fleksibel apabila ia berakar dan mampu menjawab persoalan-persoalan yang nyata yang dihadapimasyarakat. Apa yang terdapat diindonesia sekarang merupakan perkembangan yang wajar tentang apa yang sudah ditempu pada masa lalu.

Setelah berlakunya asas tunggal, umat islam dengan segala keberaniannya telah melepaskan suatau wadah politik dengan lapang dada dan menerima pancasila dan berharap dapat mengisinya dengan nilai-nilai agama, dan tidak lagi memandang curiga pada tokoh-tokoh islam.

 

 

IV                                         KESIMPULAN

Setelah Islam datang ke Indonesia banyak perubahan-perubahan yang terjadi terutama bagi rakyat yang menengah ke bawah. Mereka lebih di hargai dan tidak tertindas lagi karena Islam tidak mengenal sistem kasta, karena semua masyarakat memiliki derajat yang sama.

Islam juga membawa perubahan-perubahan baik di bidang politik, ekonomi dan agama. Islam juga bisa mempersatukan seluruh masyarakat Indonesia untuk melawan dan memgusir para penjajah.

DAFTAR PUSTAKA

Dr. Badri Yatim, M.A. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta : PT. RajaGrafindo persada,1993.

 

Facebook Comments